Baligitha’s Favourite Movie of 2012 & Review

LIFE OF PI

pi

Life of Pi merupakan film adaptasi dari novel Yann Martel yang berjudul sama. Life of Pi mengisahkan tentang Pi Patel, anak seorang penjaga kebun binatang. Yang hidup miskin di Pondicherry, India. Pi dan keluarganya kemudian mencoba peruntungan dengan hijrah ke Kanada dengan menumpang kapal pengangkut barang. Kerusakan kapal akibat badai besar membuat Pi terdampar di tengah Samudra Pasifik dengan seekor zebra, hyena, orang utan, dan macan bernama Richard Parker. Mereka berusaha bertahan hidup di tengah ganasnya lautan.

Jika kita melihat poster film ini, atau mungkin membaca sinopsis film atau novelnya, mungkin anda akan berpikir bagaimana cara Ang Lee, sang sutradara membuat film ini menarik dan berbeda. Believe or not, awalnya ketika menonton film ini, saya tidak mempunyai ekspektasi apa-apa. Saya hanya berharap saya tidak tertidur ketika menonton filmnya. Dan ternyata SURPRISE! I decided this is my fave movie of the year!!

Film ini menghadirkan sinematografi dan visual effect yang luarr biasa indahnya, bagusnya dan entahlah tidak tahu harus dijelaskan dengan kata-kata seperti apa. Pemandangan alam, india, lautan, binatang-binatang, samudra, lautan luas, ubur-ubur yang menyala dan semuanya benar-benar memukau saya sebagai penonton. Tidak hanya itu, meski cerita ini tidak didukung oleh bintang-bintang terkenal Hollywood atau bintang internasional, akting semua pemeran sangat sangat baik dan pas. Jalan cerita dari film ini juga sangat mengalir, sehingga durasi film yang mencapai 2 jam (atau mungkin lebih), membuat saya sama sekali tidak bosan.

For me, this movie is about Faith and survival. Di sini kita akan melihat bahwa keyakinan Pi terhadap Tuhan sangat personal. Dan dimanapun kita berada, Tuhan akan selalu ad, Tuhan akan selalu menjaga kita. Apapun yang mustahil terjadi, akan terjadi bila Tuhan menghendaki. Film ini juga menunjukkan kebesaran Tuhan, karena memperlihatkan gambaran alam yang fantastis. Perjuangan Pi untuk bertahan hidup di tengah lautan luas, bersama seekor macan ditampilkan dengan sangat baik, dan menarik di film ini.

Film ini merupakan film terbaik yang pernah saya tonton di tahun 2012, very beautiful movie.

Baligitha;s rated: 9/10

… and my fave Indonesian movie (of the year) goes to..  5 CM 🙂

5 CM

5cm.cm23988

Pertama kali saya melihat poster coming soon film ini, saya mengira ini adalah film horror, apalagi karena Rizal Mantovani adalah sutradaranya. Dan ternyata tidak. Akhirnya, setelah kehebohan film ini dimana mana (kehebohan yang dimaksud adalah tiket sold out dimana-mana, antrian mengular, dan jumlah penonton  di atas rata-rata), saya tertarik menonton film ini seminggu setelah rilis hanya untuk membuktikan bahwa film ini tidak terlalu bagus. Dan kenyataannya sekali lagi saya salah. This is a very great movie!

5 cm mengisahkan tentang lima orang sahabat yang bersahabat hampir 10 tahun lamanya. Suatu ketika mereka merasa jenuh, dan memutuskan untuk tidak berkomunikasi selama tiga bulan lamanya. Setelah tiga bulan berpisah tanpa komunikasi apapun, banyak hal yang terjadi dalam kehidupan mereka. Setelah tiga bulan berselang, mereka bertemu lagi, dan merayakannya dengan perjalanan penuh tantangan dan impian, yakni mengibarkan sang saka merah putih pada 17 Agustus di puncak tertinggi Jawa.

Beberapa hari setelah saya menonton film ini, saya membeli novelnya (yang sudah menjadi best seller duluan, sampai cetakan ke-26), untuk membandingkan dengan filmnya. Namun tidak adil rasanya jika kita membandingkan novel dan film,karena sangat berbeda.

Hal Pertama yang saya suka dari film ini adalah sinematografinya. Tampilan keindahan alam di Indonesia, di gunung Semeru khususnya, membuat saya terpukau hingga ingin mencoba naik gunung (hahaha..). Sangat sedikit film Indonesia (setahu saya), yang menghadirkan keindahan alam yang sangat indah. Untuk segi cerita, cerita film ini lebih mainstream dibanding novelnya, namun saya rasa ini sangat tepat, karena memang seharusnya seperti inilah adaptasi sebuah novel dibuat (maaf saya adalah tipe penonton mainstream). Film memiliki jalur cerita yang sangat menarik, jujur saya bersyukur syair, lagu, puisi di novel tidak terlalu banyak ditampilkan, karena jika tidak mungkin filmnya tidak akan selaris ini (peace).

Film ini saya bilang pas, dengan cerita yang tidak pasaran, quotes dan adengan yang menarik dan memorable, semuanya sangat berbeda dengan film Indonesia pada umumnya. Persahabatan, cinta dan nasionalisme adalah tiga kata yang dapat saya deskripsikan seusai melihat film ini.

Untuk jajaran pemain, saya rasa mereka sudah berakting cukup baik. Saya salut dengan aktris dan aktor yang cantik dan ganteng-ganteng ini mau susah-susah ikut mendaki gunung seperti para pembuat filmnya. Meski di novel, tokoh Zafran tidak seganteng Junot di film, namun akting Junot di film ini saya sangat suka dan saya akui sangat baik (meski sebelumnya saya tidak begitu suka film-filmnya). Demikian juga dengan pemain lainnya, saya sangat suka (kecuali tokoh Genta yang saya rasa sedikit kurang pas.. peace).

Dan terakhir, endingnya  benar-benar surprise dan memorable, membuat film ini berada jauh bertingkat-tingkat dibanding film-film Indonesia lainnya. Mungkin ini film Indonesia yang paling saya suka setelah Laskar Pelangi (dan The Raid ada di bawah film ini sayangnya). Film ini sangat melebihi ekspektasi saya, one of the best Indonesian movie ever, and I Love Indonesia.

Baligitha’s rated: 9/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s