BALIGITHA’S MOVIE REVIEW : THE RAID (2012)

I Watched this movie two days ago (finally it released in Bali), HOLLY SHIT! THIS MOVIE IS FUCKIN AWESSOME! Breathtaking, best action I’ve seen in many years

Sinopsis:

As a rookie member of an elite special-forces team, Rama (Iko Uwais) is instructed to hang back during a covert mission involving the extraction of a brutal crime lord from a rundown fifteen-story apartment block. But when a spotter blows their cover, boss Tama (Ray Sahetaphy) offers lifelong sanctuary to every every killer, gangster, and thief in the building in exchange fortheir heads. Now Rama must stand in for the team’s fallen leader (Joe Taslim) and use every iota of his fighting strength – winding through every floor and every room to complete the mission and escape with his life (www.rottentomatoes.com)

MY REVIEW:

Finally after the long awaited… akhirnya saya bisa menonton film ini. Awalnya saya mengetahui film ini tahun lalu, menjelang konser Linkin Park  di Indonesia. Mike Shinoda dipercaya untuk membuat music score film The Raid yang dirilis di Amerika dan beberapa negara di luar Indoensia. Dari sini saya sangat excited, dan ketika bulan Maret tiba saya lebih excited lagi mengingat film ini sangat happening (tidak hanya menjadi pemberitaan di luar negeri) namun juga di Indonesia.

Di Bali sendiri film ini baru rilis seminggu setelah perilisannya di Indonesia. Dengan semua ini, saya memiliki ekspektasi yang luar biasa besarnya, this is scary karena sebenarnya saya takut sehabis menonton film,  ekspektasi saya tidak terpenuhi, dan ternyata IT PASSED! Film ini jauhh di atas ekspektasi yang saya perkirakan.  It was awesome! Saya masih terbayang-bayang betapa kerennya adegan fighting dalam film tersebut, dan scene-scene action lainnya. Sudah lama sekali saya tidak melihat film seperti ini, bahkan menurut saya ini jauh lebih bagus dari film film Hollywood ataupun kungfu China yang saya tonton. Saya yang bisa dibilang anti film Indonesia sebelumnya untuk pertama kalinya terkesima dengan film action Indonesia. Lets Review!!

Hal pertama yang saya sukai dari film ini adalah tidak ada basa-basi, belum ada 10 menit adegan-adegan brutal sudah ditampilkan, hingga membuat saya menahan nafas saking tegangnya, meski hampir keseluruhan film berisi adegan brutal, sadis, bloody, violence and whatever we called it, namun tetap membuat saya semangat untuk menontonnya tanpa menyentuh soft drink dan popcorn yang saya beli sebelumnya. Bahkan di 10-15 menit pertama saya serasa hampir jantungan karena ada beberapa scene yang mengagetkan (warning for penderita jantungan), dan keseluruhan film mampu menampilkan adegan action dan juga bela diri (yes, proud to be Indonesian because we have SILAT as our traditional martial arts) yang sangat fantastis. Saya pernah mendengar berita yang menyebutkan saat post production film ini diedit sedikit terburu-buru karena mengejar Toronto Film Festival 2011, namun saya sebagai penonton nyaris tidak melihat adanya blunder dari film ini.

Cerita film ini sangat sederhana, pasukan polisi yang melakukan penyerbuan diam-diam untuk menangkap otak penjahat kelas kakap yang sudah lama dicari, namun serbuan ini diketahui dan mereka terjebak di dalamnya. I love (almost) all the character on this movie (meskipun akting mereka sebenarnya tidak terlalu bagus). Rama, Jaka, Andi, Tama, Mad Dog, even the two snipper at the beginning movie LOL! Dan beberapa yang menyebalkan seperti si letnan korup berambut putih (I don’t remember his name lol), dan salah satu polisi teman Rama yang arogan dan menyebalkan (I hope he never show his face again for the sequels)

Banyak sekali memorable scenes di film ini, tapi saya tidak bisa ceritakan semua, its a review, it means no spoiler. Hampir semua scene sangat memorable, I’m amazed with everyting! Scene penembakan, adegan fight, bloody-violence, dan semua scenes brutal di dalam film ini semuanya patut diacungi jempol. Tapi ada beberapa scene yang membuat saya sedikit sedih (you know what I mean, during the fight scene between sergeant Jaka and the villain Mad Dog, seriously not only me but all the girls in theatre seemed depressed and screaming after one charater lose his battle LOL). Dan selain adegan-adegan brutal banyak juga scene yang membuat penonton tertawa. Iko Uwais and Yayan (played both Rama and Mad Dog) adalah koreografi film ini, and they’re awesome!! Salut deh buat semua adegan fightingnya Iko ini. Actor kawakan Ray Sahetapy juga memainkan peran dengan baik. And don’t forget the fighting in the film has many “Holy Shit” moments because you cannot hold back some of the incredible blows that are given to and by the cop .

Kalo boleh jujur The Raid memang lemah dari segi cerita, ceritanya terlalu simple banyak yang belum tereksplore, jadi kita bertanya-tanya bagaimana latar belakang tokoh si A atau si B, padahal karakter tokoh-tokoh di film ini sangat menarik untuk dikembangkan. Namun, kita sebagai penggemar film action, sebagian besar lebih mementingkan faktor “entertaining’ dalam menonton film sehingga tidak membutuhkan jalan cerita yang terlalu kompleks bukan?

Meski  sebagian besar akting pemain terbilang kaku, namun itu semua tertutupi oleh adegan action, visual effect, sinematografi yang sangat luar biasa untuk ukuran film action Indonesia. Tidak bisa dibayangkan dengan budget hanya kurang dari 1jt dolar, (very cheap untuk ukuran film action seperti ini) Gareth Evans sang sutradara mampu menghadirkan film kualitas internasional yang sangat ‘WAH’ (shame to Die Hard, The Expendables whatever it called and another similar movie). Untuk score, menurut saya music asli yang ditampilkan menurut saya sudah sangat bagus, and how deep is my love to Mike Shinoda, I think I love the original score LOL.. (still love u Mike)

Sedikit informasi, film ini sempat menjadi film pembuka program Midnight Madness Festival Film Internasional Toronto 2011 dan meraih penghargaan The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award. Distribusi untuk Amerika Serikat dibeli oleh Sony Pictures, Kanada oleh Alliance Films, sedang agen untuk penjualan internasional. Film ini juga meraih banyak penghargaan dan menjadi official selection di festival-festival dunia.

Overall, it’s a very well done movie, wait not just very well done, but IT WAS AMAZING! Called me overpraised or whatever, I wrote it based on my opinion as a viewer, we need something that we called “entertaining” and we got it! I couldn’t say anything more, im not a good writer , but this movie is super awesome!! Gak nyangka Indonesia bias membuat film sekeren ini! Best Indonesian Film EVER ! and one of The Best movie that I’ve ever Seen (Oh shit, this is Indonesia Man! Kudos this movie, director, producer, crew, and all actors)

 Baligitha’s rated: 8.5/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s